Banjir Tiga Pekan Tak Surut, Warga Tiga Desa di Tirto Gelar Aksi Protes

Banjir Tiga Pekan Tak Surut, Warga Tiga Desa di Tirto Gelar Aksi Protes
Ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kecamatan Tirto, Senin (9/2/26).

SATGASMAFIA.COM,PEKALONGAN – Ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kecamatan Tirto, Senin (9/2) siang. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas banjir yang telah merendam permukiman mereka selama hampir tiga pekan.

Bacaan Lainnya

Tiga desa yang terdampak banjir tersebut yakni Desa Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo. Massa memulai aksi dengan long march menyusuri jalur Pantura, dari Jembatan Sabar Menanti menuju Kantor Kecamatan Tirto.

Sepanjang aksi, warga menyuarakan keresahan akibat banjir yang tak kunjung surut. Ketinggian air di sejumlah wilayah dilaporkan mencapai sekitar satu meter, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan memicu keluhan kesehatan.
Dalam aksi tersebut, warga membawa sejumlah spanduk bernada protes, di antaranya bertuliskan “Pemerintah Telah Hilang Akal Sehat”, “Sabar Itu Bukan Solusi”, serta “Rumah Kami Kebanjiran”.

Salah satu perwakilan warga, AG (53), warga Kecamatan Tirto, meminta pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk turun langsung ke lapangan guna menangani persoalan banjir.

“Kami minta pemerintah turun langsung, bukan hanya memberi solusi di atas kertas. Kami ingin banjir ini segera ditangani dan tidak ditunda-tunda lagi,” ujar AG dengan tegas.

Perwakilan warga lainnya, AR (43), juga mendesak pemerintah agar segera mengeksekusi penanganan banjir di tiga desa tersebut.“Permasalahan banjir ini harus segera dieksekusi. Warga sudah terlalu lama terdampak,” kata AR.

Hingga aksi berakhir, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar banjir yang melanda wilayah mereka dapat segera teratasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *